Friday, November 2, 2012

For Me. From U

Nyuri share tulisan dari blog calon suami saya Fahrur
Saya terharu huhuhuhuhuhu
Hunipai so sswwiitttt *asah linggis*

Seperti baru kemarin... [7]

Kira-kira 10 tahun yang lalu.
Seperti baru kemarin saya bersama teman-teman yang baik yaitu Fauzi juga
Tya, chating MIRC di dufan.net daerah Blimbing terus ngobrol lama sampe
sore di masjid Sabillah sampai mampir ke rumah Tya dan berakhir dengan
tragedi "penjeweran" yang sampai membuat Fauji trauma hingga akhirnya
saya dan Fauji berjalan kaki mulai dari rumah Tya sampe daerah SMP 5
untuk naek angkot dengan sedikit kata yang terucap... ha ha ha...

Seperti baru kemarin... padahal sekitar 5 thn yang lalu...
Seorang teman sesama playboy cap kadal nanya, "kamu nyari cewe model
kayak gimana seh buat jadi pacar?"
Dan saya pun menjawab dengan nyantai, "aku ndak tau kyk gimana...
biarlah jadi misteri... tapi aku sudah tau siapa yang bakal ta lamar
jadi istri.. he he"
Kala itu entah kenapa yang ada di pikiranku cuma Tya...

Ya.. ! seperti baru kemarin...
saya memberanikan diri untuk memulai hubungan lebih dari teman dengan
Tya, seorang yang banyak tau tentang saya dan menyenangkan.

Seperti baru kemarin juga...
Ketika saya mengajak Tya menikah kira-kira 1,5 thn yang lalu di tengah
keramaian bus-bus kota, angkot, pedagang kaki lima, debu yang
berterbaran, suara klakson bersahutan hingga hiruk pikuk pengantar dari
berbagai arah di Terminal Bungurasih. ya... ya... siapapun yang baca
ini pasti bilang, "lho kok di terminal ?" atau mungkin langsung
tersenyum atau terbahak-bahak... ayo ngaku deh...?! Entah bagi Tya, tapi
bagi saya itu adalah loncatan terbesar dalam hidup saya, ketika saya
memutuskan untuk berkomitmen, ketika saya harus bisa menghadapi tiap
konskuensi yang ada di depan, ketika saya harus mempertanggung jawabkan
semuanya di dunia dan akherat.... dan ya, pasti ada yang bilang, "tapi
di bungur...?"

ahhh... saat saya mengucapkannya terminal seakan di "Pause", bus-bus
seakan berhenti, para penjual kaki lima slow motion hingga suasana ramai
itu hening seketika. Saya sempat termenung, "apa yang mau saya cari
lagi..?" dan teringat kata-kata di film Jomblo yang intinya, kalau saya
mau nyari yang lebih baik lagi pasti dapat, tapi disaat yang bersamaan
pula bakal ada yang datang dan itu lebih baik dari sebelumnya... ndak
akan pernah selesai. Dulu saya beranggapan, "cinta itu ada di mana-mana"
ndak perlu kuatir bakal kehabisan stok cinta, tapi saya juga ke inget
temen saya yang bilang, "Hati kita tuh cuma satu bro, sayang kalau
banyak dibagi-bagi"

Saya tau, akan tiba saatnya saya harus berhenti sejenak dan memilih
berkomitmen lalu melanjutkan perjalanan ini, tidak sendiri tapi berdua..
dan sepertinya itu bakal menyenangkan dan penuh berkah.

dan memang seperti baru kemarin....
Hanya ada kami berdua, saya pun meminta, "Hun... kita nikah yuk...?!"

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...